08 Januari 2026  DinSinKim  343 Kali Dibaca 

Pemerintah Desa Blender bersama tokoh masyarakat dan warga sukses menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada hari Rabu, 7 Januari 2025. Fokus utama pertemuan ini adalah pembahasan final mengenai rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih, sebuah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga lokal.

Sinergi untuk Kesejahteraan Bersama
Musdesus yang berlangsung di Aula Balai Desa ini dihadiri oleh Kuwu, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Pengurus RT/RW serta perwakilan kelompok tani dan pelaku UMKM. Musyawarah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan gerai fisik koperasi bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan pusat perputaran ekonomi desa.

Kuwu Desa Blender menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi wadah yang menampung produk unggulan warga. "Gerai ini nantinya akan menjadi etalase utama produk lokal kita. Kita ingin uang yang beredar di Desa Blender tetap dinikmati oleh warga Blender sendiri," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Dalam musyawarah tersebut, poin penting telah disepakati oleh seluruh peserta yaitu pembangunan gerai akan difokuskan pada lahan milik desa yang mudah diakses oleh warga maupun pendatang. Adapun luas lahan yang menjadi target pembangunan harus sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, ditegaskan pula oleh Ketua Koperasi Desa Merah Putih yaitu Bpk. Ade Wastedi bahwa baik pendanaan, pembangunan perlengkapan yang tersedia di KDMP sudah difasilitasi oleh pusat. Pengurus dalam hal ini, hanya menjalankan, memenej dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan. 

Pemerintah Desa Blender bersama tokoh masyarakat dan warga sukses menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada hari Rabu, 7 Januari 2025. Fokus utama pertemuan ini adalah pembahasan final mengenai rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih, sebuah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga lokal.

Sinergi untuk Kesejahteraan Bersama
Musdesus yang berlangsung di Aula Balai Desa ini dihadiri oleh Kuwu, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Pengurus RT/RW serta perwakilan kelompok tani dan pelaku UMKM. Musyawarah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan gerai fisik koperasi bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan pusat perputaran ekonomi desa.

Kuwu Desa Blender menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi wadah yang menampung produk unggulan warga. "Gerai ini nantinya akan menjadi etalase utama produk lokal kita. Kita ingin uang yang beredar di Desa Blender tetap dinikmati oleh warga Blender sendiri," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Dalam musyawarah tersebut, poin penting telah disepakati oleh seluruh peserta yaitu pembangunan gerai akan difokuskan pada lahan milik desa yang mudah diakses oleh warga maupun pendatang. Adapun luas lahan yang menjadi target pembangunan harus sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, ditegaskan pula oleh Ketua Koperasi Desa Merah Putih yaitu Bpk. Ade Wastedi bahwa baik pendanaan, pembangunan perlengkapan yang tersedia di KDMP sudah difasilitasi oleh pusat. Pengurus dalam hal ini, hanya menjalankan, memenej dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan. 

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

ARTIKEL LAINNYA